PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Ketua Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan, M. Yusuf Malaya, memberangkatkan 150 warga Sumatera Selatan untuk menunaikan ibadah umroh secara gratis. Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, para calon jemaah mengikuti manasik di Asrama Haji Sumatera Selatan sebagai bagian dari persiapan ibadah. Rabu (24/6/2026).
Program tersebut menjadi salah satu kegiatan sosial-keagamaan terbesar yang digagas Yusuf Malaya melalui PMPB Sumsel. Di tengah meningkatnya biaya perjalanan ibadah dan kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat, program ini membuka kesempatan bagi warga yang selama bertahun-tahun mendambakan bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Dalam kegiatan manasik, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah umroh, mulai dari ihram, tawaf, sa’i, hingga berbagai ketentuan yang harus dipahami selama berada di Makkah dan Madinah. Pembekalan dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah siap secara fisik maupun spiritual.
Bagi Yusuf Malaya, program umroh gratis bukan sekadar kegiatan sosial biasa. Di balik pemberangkatan ratusan jemaah tersebut, terdapat banyak kisah haru yang meninggalkan kesan mendalam baginya.
“Terus terang, yang paling berkesan bagi saya bukan hanya melihat mereka berangkat umroh. Saya sering terharu saat bertemu langsung dengan para peserta. Kadang bukan karena mereka menceritakan kisah pilu atau kesulitan hidup yang berat, tetapi karena melihat reaksi mereka ketika mendapat kabar akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Ada yang langsung menangis, ada yang tidak percaya, bahkan ada yang berkali-kali memastikan bahwa ini benar-benar nyata,” kata Yusuf Malaya.
Menurut dia, momen tersebut menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Sebab, banyak peserta yang selama ini hanya bisa menyimpan harapan untuk berangkat umroh karena keterbatasan biaya.
“Momen seperti itu membuat saya ikut terharu. Melihat kebahagiaan mereka, melihat air mata yang jatuh karena rasa syukur, itu menjadi pengalaman yang sangat menyentuh. Bagi sebagian orang mungkin ini hanya program umroh gratis, tetapi bagi mereka ini adalah kejutan besar dan impian yang selama bertahun-tahun belum pernah terbayangkan bisa terwujud,” ujarnya.
Yusuf mengaku, tak jarang dirinya ikut terbawa suasana ketika menyaksikan kebahagiaan para calon jemaah.
“Ketika melihat mereka menangis haru, jujur saya juga hampir meneteskan air mata. Saat itulah saya merasa bahwa kebahagiaan yang kita berikan kepada orang lain ternyata memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada apa pun. Itu yang menjadi motivasi kami untuk terus berbuat dan terus berbagi kepada masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan harus mampu hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi jembatan untuk membantu masyarakat mewujudkan harapan dan kebutuhan mereka.
Sejumlah peserta mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut. Sebagian dari mereka menyebut kesempatan berangkat ke Tanah Suci merupakan impian yang telah lama mereka nantikan dan baru kali ini dapat terwujud.
Program pemberangkatan 150 jemaah umroh gratis itu sekaligus memperlihatkan peran Yusuf Malaya dalam mendorong kegiatan sosial berbasis kepedulian masyarakat. Di tengah kebutuhan akan program yang memberikan manfaat langsung, langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat Sumatera Selatan.
Melalui program ini, Yusuf Malaya tidak hanya memberangkatkan 150 warga menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, ia menghadirkan harapan, kebahagiaan, dan kesempatan bagi masyarakat untuk mewujudkan impian yang selama ini terasa jauh dari jangkauan. Bagi banyak peserta, perjalanan ke Makkah dan Madinah bukan sekadar perjalanan ibadah, melainkan bukti bahwa kepedulian dan semangat berbagi masih hidup di tengah masyarakat.
Penulis : Riela
Editor : Redaksi/beritametrolive.com















