Palembang – BMNEWS.COM
Kegiatan reses anggota DPRD Kota Palembang Masa Persidangan I Tahun 2024 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) III berlangsung di Kantor PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) pada Selasa (3/12). Acara ini dipimpin oleh Ketua Dapil III, Sudirman, S.Sos, M.Si (PAN), bersama anggota lainnya, yaitu Yudi Danukusuma (Nasdem), Hj. Yulfa Cindosari (PKS), Adzanu Getar Nusantara (Gerindra), Andreas Okto Priantoro (PDI Perjuangan), dan M. Hidayat (Golkar).
Hadir dalam acara ini berbagai pejabat terkait, di antaranya Kepala BAPENDA Kota Palembang, Kadis Kesehatan, Kadis PUPR, Kadis Perkimtan, Kadis Pendidikan, Kadis Sosial, Kadis Dukcapil, Dirut Perumda Tirta Musi, Camat IT II, Lurah Lawang Kidul, serta tamu undangan lainnya.
Sudirman dalam sambutannya menyampaikan bahwa reses merupakan agenda rutin DPRD Kota Palembang, yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun. “Reses kali ini bertujuan untuk menampung keluhan masyarakat, terutama terkait kecelakaan yang sering terjadi di sekitar Pelindo, seperti insiden kapal tongkang yang sempat viral karena menabrak Jembatan Ampera,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa dermaga di Lima Ulu beberapa waktu lalu juga tertabrak kapal tongkang.
Sudirman menegaskan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak terkait, termasuk PT. Pelindo, agar masalah-masalah ini dapat segera ditangani dengan baik. “Tentu, penyelesaian masalah ini tidak hanya bergantung pada Pelindo saja, tetapi juga melibatkan banyak sektor, seperti perusahaan pengawas kapal tunda,” tambahnya.
Sementara itu, GM Komersial PT. Pelindo Regional II Palembang, Darmawi, menyambut baik reses ini dan meminta dukungan penuh dari legislatif untuk menyusun kebijakan yang dapat memperbaiki sistem angkutan laut di Kota Palembang. “Kami berharap melalui kolaborasi dengan DPRD, seperti pembentukan Perda Angkutan, pengangkutan di pelabuhan dapat menjadi lebih tertib dan aman,” ujarnya.
Acara reses ini diharapkan menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara legislatif dan eksekutif dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Kota Palembang, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran dan pembangunan infrastruktur.















