KPKP Desak RSPO Cabut Sertifikat 16 Perusahaan Sawit di Sumsel yang Diduga Biang Karhutla Yang Memakan Banyak Korban Jiwa

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – Desakan keras dilayangkan Koalisi Pemerhati Kebijakan Publik (KPKP) kepada Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Mereka mendesak pencabutan sertifikat berkelanjutan terhadap 16 perusahaan sawit di Sumatera Selatan yang diduga terkait kebakaran lahan dan pencemaran lingkungan.

Desakan itu disampaikan langsung Koordinator KPKP, Rizky Pratama, melalui siaran pers resminya.

“Kami mendesak RSPO untuk bertindak tegas. Cabut sertifikat terhadap 16 perusahaan yang diduga terlibat pembakaran lahan dan pencemaran lingkungan di Sumsel. Ini demi komitmen lingkungan yang lebih baik,” tegas Rizky, dalam pernyataannya.Senin Sore (19/10/2026)

Menurut KPKP, praktik pembakaran lahan yang masih terjadi di tengah ancaman kabut asap karhutla sangat bertentangan dengan prinsip Certified Sustainable Palm Oil yang selama ini diklaim RSPO. Sertifikasi RSPO seharusnya menjadi jaminan bahwa perusahaan beroperasi ramah lingkungan, transparan, dan akuntabel.

Rizky menilai, jika RSPO masih mempertahankan sertifikat bagi perusahaan yang diduga menjadi biang kerok karhutla, maka kredibilitas sertifikasi internasional itu sendiri yang akan dipertaruhkan.

“Untuk Lingkungan Yang Lebih Baik, Hentikan Pembiaran Kebakaran Lahan!” serunya.

READ  Kapolri Terima Audiensi FKN, Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan

KPKP menegaskan, langkah pencabutan sertifikat penting sebagai efek jera dan bentuk keberpihakan pada keadilan ekologis. Mereka juga menekankan empat prinsip utama yang harus dijaga Lingkungan Hidup, Keadilan Publik, Transparansi dan Akuntabilitas, serta Masa Depan Generasi.

Hingga berita ini diturunkan, KPKP menyatakan akan terus mengawal dan membuka data 16 perusahaan yang dimaksud ke publik dan aparat penegak hukum.

Berita Terkait

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam
HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial
Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah

Berita Terbaru