Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Tim Fleet One Quick Respond (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster senilai kurang lebih Rp 15 miliar ke Singapura di perairan Sungai Sumber Betung, Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Penangkapan dilakukan pada Kamis (2/5/2024) malam.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita 18 boks yang berisi 9.9648 benih bening lobster serta menangkap empat orang pelaku. Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan, menjelaskan bahwa operasi ini berawal dari informasi yang diterima anggota intel Lanal Palembang.

“Tim Fleet One Quick Respond (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang berhasil menangkap empat orang yang akan menyelundupkan benih bening lobster dengan 18 boks yang berisi benih lobster sejumlah 99.648 ekor benih lobster senilai kurang lebih Rp 15 miliar,” ungkap Sandy Kurniawan.
Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit kendaraan jenis bak terbuka dan satu unit speedboat 200 PK yang digunakan untuk membawa lobster.
Benih bening lobster yang disita oleh Lanal Palembang akan diserahkan ke Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) untuk dilepasliarkan di kawasan Pantai Klara Kabupaten Pesawaran Lampung.

Keempat pelaku yang tertangkap masih berada di Mako Lanal Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut. Mereka akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman maksimal 8 tahun penjara.
Operasi ini merupakan bukti nyata dari komitmen Lanal Palembang dalam mengatasi praktik penyelundupan benih bening lobster yang merugikan ekosistem laut serta perekonomian negara.
















