“APBD Perubahan Sumsel 2026 Disorot, Barisan Perlawanan Rakyat Desak Ketua DPRD Buka Transparansi Pembahasan”

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Barisan Perlawanan Rakyat Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar aksi demonstrasi di lingkungan DPRD Sumsel, Rabu (30/9/2026). Massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait transparansi dan akuntabilitas pembahasan anggaran daerah, khususnya Perubahan APBD Sumsel Tahun Anggaran 2026.

Muhammad Farhan, yang bertindak sebagai operator aksi, mengatakan demonstrasi tersebut dilakukan karena pihaknya mempertanyakan proses pembahasan anggaran yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan terbuka dari DPRD Sumsel.

“Kami bersama kawan-kawan dari Barisan Perlawanan Rakyat Sumatera Selatan ingin menyampaikan aspirasi terkait pembahasan anggaran yang sudah berjalan beberapa hari lalu,” ujar Farhan saat diwawancarai di sela aksi.

Menurut Farhan, pihaknya memperoleh informasi bahwa sejumlah pembahasan anggaran dilakukan hingga malam hari dan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Ia mempertanyakan proses pembahasan apabila terdapat perubahan maupun kenaikan anggaran dalam jumlah besar.

“Kami mendapat informasi pembahasan tersebut dilakukan pada malam hari dan dihadiri beberapa OPD. Ada banyak perubahan anggaran, termasuk yang menurut informasi kami cukup besar. Karena itu, kami berpandangan pembahasannya harus dilakukan secara tuntas dan tidak terkesan dipaksakan,” katanya.

READ  Polda Sumsel Perkuat Fungsi Binmas Guna Dukung Stabilitas Keamanan Nasional

Sorotan massa juga diarahkan pada informasi mengenai rapat Komisi II dan Komisi V DPRD Sumsel. Farhan menyebut pihaknya memperoleh informasi bahwa jumlah anggota yang hadir dalam rapat tersebut sekitar lima atau enam orang. Namun, ia menegaskan informasi tersebut perlu diklarifikasi langsung kepada pimpinan DPRD maupun pimpinan komisi terkait.

“Kami juga mendapat informasi ada rapat Komisi II dan Komisi V yang dihadiri sekitar lima atau enam anggota. Kami meminta klarifikasi, bagaimana mekanisme pengambilan keputusan apabila jumlah anggota yang hadir tidak memenuhi forum yang dipersyaratkan,” ujar Farhan.

Farhan menilai persoalan tersebut penting dijelaskan kepada publik karena pembahasan yang dipersoalkan berkaitan dengan anggaran daerah. Ia meminta pimpinan DPRD Sumsel menjelaskan mekanisme rapat, jumlah anggota yang hadir, serta dasar pengambilan keputusan apabila memang terdapat keputusan dalam rapat tersebut.

Dalam pernyataan sikap tertulis Barisan Perlawanan Rakyat Sumsel tertanggal 30 September 2026, massa juga mempertanyakan defisit anggaran sekitar Rp924 miliar serta meminta penjelasan mengenai kemampuan pendapatan daerah untuk menutup kebutuhan tersebut. Mereka juga meminta klarifikasi terkait rapat Komisi II dan Komisi V serta proses pembahasan anggaran yang disebut berlangsung hingga malam hari.

READ  Jalan Santai dan Senam Meriahkan HUT Bhayangkara Ke - 78 Polres Banyuasin

Sementara itu, pembahasan Perubahan KUA dan PPAS APBD Sumsel 2026 memang telah memasuki tahapan penting. Pemerintah Provinsi Sumsel dan DPRD Sumsel menandatangani nota kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 dalam Rapat Paripurna XLI pada Sabtu (26/9/2026) malam. Agenda tersebut kemudian dilanjutkan dengan Rapat Paripurna XLII terkait jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD 2026.

Farhan mengatakan massa tidak bermaksud menghambat proses pembahasan anggaran. Menurutnya, yang diminta adalah keterbukaan mengenai proses dan dasar setiap keputusan yang menyangkut penggunaan keuangan daerah.

“Kami sama-sama berharap APBD ini dipergunakan untuk kemaslahatan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Hingga sekitar tiga jam sejak aksi berlangsung, Farhan menyebut pihaknya belum mendapatkan penjelasan langsung dari Ketua DPRD Sumsel. Massa pun menyatakan akan tetap bertahan untuk menunggu pimpinan DPRD menemui mereka.

“Kami berharap Ketua DPRD keluar dan menemui kami. Kami ingin mendengarkan langsung apa yang dibahas dalam rapat dan menyampaikan pendapat kami secara langsung,” katanya.

READ  Biliyard Medika Anti Gores Resmi Dibuka di Ogan Ilir: Pusat Biliar Bertaraf Dunia Kini Hadir di Sumatera Selatan

Farhan menambahkan, apabila tidak ada penjelasan konkret yang dapat dipahami publik, pihaknya menyatakan akan mempertimbangkan aksi lanjutan di lingkungan Pemerintah Provinsi maupun DPRD Sumsel.

“Kalau tidak ada penjelasan yang konkret, kami akan menjalankan aksi lanjutan,” pungkasnya.

Penulis : Rill/riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Sumber Berita: BERITAMETROLIVE.COM

Berita Terkait

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Berita Terbaru