Polda Sumsel Ungkap Kasus Pembunuhan di Kayuagung, Istri Diamankan

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYUAGUNG — Kasus dugaan pembunuhan terjadi di halaman depan Masjid At-Taqwa, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.

Dalam kasus tersebut, jajaran Satreskrim Polres OKI bersama Polsek Kayuagung mengamankan seorang perempuan berinisial DLA yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. DLA diketahui merupakan istri dari korban.

Korban berinisial A (32), seorang pegawai negeri sipil (PNS), meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan kasus tersebut masih dalam proses penyidikan oleh Satreskrim Polres OKI.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun penyidik, korban dan DLA diketahui sedang dalam kondisi pisah ranjang.

Peristiwa tersebut diduga bermula pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, DLA mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten OKI, tempat korban berada, untuk meminta uang yang akan digunakan sebagai biaya pengobatan anak mereka.

Saat keduanya bertemu, terjadi percekcokan. Dalam situasi tersebut, DLA diduga mengambil sebilah pisau yang sebelumnya disimpan di dalam tas.

READ  Sambut Bulan Suci Ramadhan Satgas Pam Puter Enggano Laksanakan Karya Bhakti Pembersihan Masjid Desa Apoho Bersama Masyarakat

Pisau tersebut kemudian diduga digunakan untuk menyerang korban hingga mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh, termasuk wajah dan dada.

Korban kemudian tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai kejadian, DLA sempat berupaya meninggalkan lokasi. Namun, personel Polres OKI yang segera mendatangi tempat kejadian berhasil mengamankan terduga pelaku tidak lama setelah peristiwa tersebut.

Dalam penanganan kasus dugaan pembunuhan di Kayuagung itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter serta pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres OKI masih melakukan serangkaian penyidikan untuk melengkapi administrasi perkara dan mendalami seluruh rangkaian kejadian.

Penyidik juga berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta mengurus permintaan hasil autopsi korban melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten OKI.

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan jajaran Polres OKI bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

READ  Inovasi Tanpa Batas: RUJ 1986 Hadirkan Konsep Baru dalam Dunia Pergantian Jok Mobil

Terduga pelaku berhasil diamankan sesaat setelah kejadian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kami berkomitmen penuh untuk memproses perkara ini secara tuntas, profesional, dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kepolisian menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh proses penyidikan akan dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Nandang.

Nandang juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mengambil tindakan di luar ketentuan hukum ketika menghadapi persoalan keluarga maupun permasalahan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan secara bijak dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,” katanya.

Polda Sumsel bersama Polres OKI memastikan proses hukum terhadap perkara tersebut terus berjalan. Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap perkara secara utuh berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

READ  Aksi Nyata RW-S: Pasar Tebus Murah Sukses Bantu Warga Dapat Sembako

Polisi juga masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian untuk memastikan konstruksi perkara berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh.

Penulis : Rill/riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Sumber Berita: BERITAMETROLIVE.COM

Berita Terkait

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Operasi Patuh Musi 2026 Resmi Dimulai, Polda Sumsel Fokus Tekan Risiko Kecelakaan di Jalan Raya
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam
HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Operasi Patuh Musi 2026 Resmi Dimulai, Polda Sumsel Fokus Tekan Risiko Kecelakaan di Jalan Raya

Berita Terbaru