Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Kebakaran melanda rumah kontrakan warga di kawasan KM 11, Lorong Margo RT 30 RW 06, Jalan SMP 2, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua pintu bedeng dilaporkan hangus terbakar dan satu unit lainnya mengalami kerusakan sedang.
Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, melalui Unit Reaksi Cepat (URC) PMPB Sumsel dan DPC PMPB Palembang bergerak cepat turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman serta pengamanan area terdampak.
Lurah setempat menjelaskan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas memasak menggunakan kayu bakar. Api dengan cepat membesar karena di sekitar lokasi terdapat material yang mudah terbakar, sehingga kobaran api cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
“Sekitar pukul 11.00 WIB terjadi kebakaran rumah kontrakan warga di wilayah RT 30 RW 06 Kecamatan Sukarami. Berdasarkan keterangan penghuni, api berasal dari aktivitas memasak menggunakan kayu bakar. Karena lingkungan sekitar terdapat material mudah terbakar, api cepat menyebar,” ujar Lurah di lokasi kejadian.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang segera dikerahkan dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 12.00 WIB. Situasi berhasil dikendalikan sebelum api merembet lebih luas ke permukiman padat lainnya.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material masih dalam tahap pendataan karena korban merupakan penyewa yang menempati lokasi tersebut,” tambahnya.
Ketua Umum PMPB Sumsel menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami hadir untuk membantu penanganan di lapangan serta memastikan warga terdampak mendapatkan perhatian dan dukungan yang diperlukan. Solidaritas sosial harus terus dijaga,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kelurahan bersama pihak terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan api terbuka di kawasan padat penduduk, khususnya di lingkungan yang terdapat banyak material mudah terbakar.
Penulis : Riela
Editor : Redaksi/beritametrolive.com
















