Lalu Lintas Palembang–Bandara Kian Macet, Warga Desak Pemerintah Batasi Truk Tambang

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG- Beritametronews.com — Kondisi lalu lintas di Jalan Musi II hingga kawasan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan TAA semakin memprihatinkan. Dari pantauan langsung di lapangan bersama sejumlah warga, terungkap bahwa aktivitas truk tambang pengangkut batubara, tanah, dan batu split menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan kemacetan parah yang kian hari kian tidak tertanggulangi.

Sejumlah titik rawan seperti Simpang Bandara, Simpang Talang Jambe, hingga Jembatan Gasing mengalami kemacetan yang hampir terjadi setiap hari, terutama pada jam-jam sibuk. Jalan yang semestinya digunakan untuk aktivitas warga dan transportasi umum justru kini didominasi oleh kendaraan berat yang melintas tanpa henti, siang dan malam.Senin (25/08/2025).

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi ini sudah kelewat batas. Jalan rusak, kemacetan parah, dan kami khawatir keselamatan kami terancam. Jangan tunggu ada korban dulu seperti kejadian robohnya jembatan di Kabupaten Lahat,” ujar seorang warga setempat yang ikut melakukan pemantauan.

Masyarakat kini mendesak keterlibatan aktif dari seluruh pihak terkait, terutama:

READ  Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Kapolda Sumsel Buka Turnamen Bola Voli Kapolda Sumsel CUP 2024

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Gubernur Sumatera Selatan

Wali Kota Palembang

Bupati Banyuasin

Mereka diminta turun langsung ke lapangan, melihat sendiri kerusakan dan dampaknya terhadap aktivitas warga, serta segera melakukan evaluasi dan tindakan nyata.

Pembatasan operasional truk tambang, perbaikan jalan, dan pengawasan ketat terhadap penggunaan jalan umum untuk transportasi industri berat menjadi tuntutan utama warga.

Kondisi ini tidak hanya merugikan warga secara ekonomi dan waktu, tapi juga berpotensi besar mengancam keselamatan. Sudah saatnya pemerintah hadir, tidak hanya dengan kebijakan di atas meja, tapi juga aksi nyata di lapangan.(rill/riela)

Berita Terkait

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam
HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru