Palembang – BeritaMetroNews.Com.
Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin(Sultan Palembang Darussalam) hadir sebagai tamu kehormatan mendampingi Direktur Jendral Guru dan tenaga Kependidikan Prof. Dr. Suryani M.Pd membukan Kegiatan Sumposium Guru Penggerak di Hotel Novotel 27/11/2023,
Adapun yang turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kepala Balai Teknologi informasi komunikasi Provinsi Sumatera Selatan, Direktur Jenderal guru dan tenaga Kependidikan Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Dra. Ohorella Erma, M.IKom, Kepala Balai Penjaminan Mutu Kependidikan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, Ketua Ikatan Guru Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan Sultan Palembang Darussalam serta dihadiri 619 Guru penggerak se Provinsi Sumatera Selatan
Sultan Palembang Darussalam, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengatakan bahwa manusia sejak lahir telah dididik oleh orang tua dan Guru adalah faktor penting pengganti orang tua dalam mendidik dan membina agar menjadi insan manusia yang dapat menempah diri menjadi pribadi yang bermoralitas baik.
Sultan Iskandar merasakan suasana yang luar biasa pada simposium Guru Penggerak kali ini dan menjadikannya motivasi agar saling berbagi, saling memberikan solusi bagi kemajuan Pendidikan di Sumatera Selatan menjadi lebih baik dari daerah lain yang ada di Indonesia.
Simposium Guru Penggerak tahun 2023 dibuka oleh Direktur Jenderal guru dan tenaga Kependidikan Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd dalam sambutan dan arahannya berpesan untuk terus kepada seluruh peserta untuk bergotong royong untuk transformasi pendidikan melalui merdeka belajar.
“Merdeka Belajar sebagai terobosan untuk mencapai satu keadaan yang mampu melahirkan pelajar pancasila, upaya ini menciptakan ekosistem pembelajaran yang mebeberikan kesempatan dan kemerdekaan berpikir dan bertindaksehingga menjadi manusia merdeka lahir dan batin” paparnya
Dalam acara tersebut Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd apresiasi kepada peserta yang telah memmberikan konstribusi besat dalam transformasi pendidikan.
Simposium Guru Penggerak memiliki agenda menjadikan guru penggerak makin tergerak, bergerak dan menggerakkan guru di sekolah mewujudkan transformasi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.
Simposium Guru Penggerak tahun 2023 dibuka oleh Direktur Jenderal guru dan tenaga Kependidikan Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd dalam sambutan dan arahannya berpesan untuk terus kepada seluruh peserta untuk bergotong royong untuk transformasi pendidikan melalui merdeka belajar.
“Merdeka Belajar sebagai terobosan untuk mencapai satu keadaan yang mampu melahirkan pelajar pancasila, upaya ini menciptakan ekosistem pembelajaran yang mebeberikan kesempatan dan kemerdekaan berpikir dan bertindaksehingga menjadi manusia merdeka lahir dan batin” paparnya
Dalam acara tersebut Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd apresiasi kepada peserta yang telah memmberikan konstribusi besat dalam transformasi pendidikan.
Simposium Guru Penggerak memiliki agenda menjadikan guru penggerak makin tergerak, bergerak dan menggerakkan guru di sekolah mewujudkan transformasi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.
Selanjutnya, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Dra. Ohorella Erma, M.IKom menjelaskan keberadaan Guru Penggerak merupakan jawaban salah satu vis Balai Guru Penggeraki (BGP) yaitu menjadikan guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran dan agen Reformasi dimana Guru penggerak disiapkan menjadi pemimpin pendidikan seperti kepala sekolah, pengawas sekolah maupun Guru instruktur, pelatih dan lain sebagainya.
Guru Penggerak disiapkan sebagai pemimpin pembelajaran yang selalu mengutamakan siswa dalam setiap pengambilan keputusan. Semua agenda guru penggerak dapat terlaksana tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak baik pemerintah daerah maupun pusat dimana Balai Guru Penggerak yang menyiapkan Guru penggeraknya dan pemerintah daerah yang mengangkat Guru penggerak tersebut menjadi Kepala Sekolah dan pengawas sekolah.
Balai Guru penggerak menyiapkan platform untuk mengangkat Guru Penggerak menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang artinya Balai Guru Penggerak memberikan ruang atau kesempatan bagi Guru Penggerak untuk menjadi pemimpin satuan Pendidikan bahkan menjadi pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan agar mengerti esensi yang sebenarnya dari Guru Penggerak itu seperti apa.
Untuk saat ini, belum semua Guru Penggerak terangkat menjadi pemimpin satuan Pendidikan, diharapkan dengan adanya Guru Penggerak yang telah memenuhi syarat agar pemerintah daerah segera memberikan kesempatan untuk mengikuti uji kompetensi pengawas sekolah dan mengangkat Guru Penggerak menjadi Kepala sekolah.
Acara tersebut ditutup dengan ramainya ratusan Guru yang ingin berfoto dan berselfie bersama sultan Palembang darussalam.(Manda)















