Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Momen peringatan Hari Kebaya Nasional ke 2, di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan menjadi semakin berwarna dengan kehadiran para Srikandi dari Waskita Beton Precast Plant Gasing. Tak hanya mengenakan kebaya dengan anggun, para perempuan tangguh ini juga memanfaatkan momentum budaya ini untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Waskita Beton kepada masyarakat luas. Minggu (20/7).
Indri Ayu Purwasih, Staf Muda Keuangan dan HCM Waskita Beton Precast Plant Gasing yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa partisipasi dalam peringatan Hari Kebaya ini merupakan wujud dukungan terhadap pelestarian budaya nasional sekaligus menunjukkan kontribusi perempuan dalam sektor industri konstruksi.
“intinya kami mengikuti ini untuk memperingati Hari Kebaya Nasional sekaligus sebagai Srikandi WBP mengenalkan produk Waskita Beton Precast ke masyarakat umum. Di sini kami ingin menunjukkan bahwa perempuan WBP juga hadir dalam pembangunan nasional dan turut mendukung Indonesia maju,” ujarnya.
Indri juga menambahkan pentingnya dukungan dari pemerintah maupun masyarakat terhadap upaya pelestarian budaya, salah satunya melalui pemakaian kebaya yang kini menjadi simbol kecintaan terhadap warisan leluhur.
“Hari Kebaya ini harus didukung oleh pemerintah setempat dan wanita-wanita lokal karena menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya Indonesia,” tambahnya.
Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Waskita Beton Precast juga menampilkan produk miniatur spun pile hasil kreasi dari tim Plant Gasing. Miniatur tersebut dibuat dengan bahan kawat dan paralon dalam waktu dua hari sebagai bentuk edukasi visual terhadap produk infrastruktur yang selama ini telah mereka produksi secara masif.
Sarwono, perwakilan bagian Peralatan dari Waskita Plant Gasing, menjelaskan bahwa miniatur spun pile tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan lebih dekat proses dan bentuk dari produk unggulan yang telah banyak digunakan untuk pembangunan jalan tol di Sumatera Selatan.

“Hari ini kita diundang sebagai perwakilan dari Waskita Plant Gasing. Kami membawa miniatur spun pile yang dirancang hanya dalam dua hari. Bahannya dari kawat dan paralon. Ini semacam ilustrasi nyata bahwa produksi kita kurang lebih seperti ini. Selama ini sudah banyak kami produksi untuk proyek-proyek besar di Sumatera Selatan, khususnya dari plant Palembang,” jelas Sarwono.
Ia menambahkan, bagi masyarakat atau pihak proyek yang ingin melakukan pemesanan produk spun pile, dapat langsung menghubungi Plant Gasing.
Acara ini menjadi bukti bahwa perempuan-perempuan Indonesia tidak hanya tampil dalam balutan budaya, namun juga mampu berdiri sejajar dalam mendukung pembangunan nasional melalui sektor industri dan konstruksi.















